Markas UNRWA Milik PBB di Yerusalem di Bakar Warga Isreal, Kemenlu RI : Kutuk Keras

- 11 Mei 2024, 12:20 WIB
Situasi Israel-Iran semakin genting, Kemenlu mengimbau WNI untuk tidak ke kawasan perang
Situasi Israel-Iran semakin genting, Kemenlu mengimbau WNI untuk tidak ke kawasan perang /Firas Makdesi/REUTERS



 

KABAR BATANG - Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengutuk keras pembakaran gedung markas The United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) milik PBB di Yerusalem oleh warga Israel. Hal tersebut disampaikan Kemenlu dalam akun X resminya.

"Indonesia mengutuk keras tindakan pembakaran yang dilakukan oleh warga ekstremis Israel di wilayah pendudukan terhadap Markas UNRWA di Jerussalem," demikian pernyataan Kemlu Indonesia dikutip dari akun media social X, Jumat 10 Mei 2024 yang juga dilansir oleh PMJ News.

Indonesia mendesak dunia internasional untuk bergerak atas nama kemanusiaan. Pembakaran tersebut seolah dibiarkan oleh pihak keamanan Israel. Seharusnya aksi kekerasan tersebut tak dibiarkan.

Baca Juga: Diamankan Polisi Seorang Pria Pendukung Israel dan Hina Pendukung Palestina 'Tidak Punya Otak'

"Kekerasan tersebut terjadi di depan mata polisi Israel di wilayah pendudukan. Pembiaran ini tidak dapat diterima dan membuktikan bahwa Israel bertanggungjawab atas terjadinya kekerasan tersebut," jelasnya.

Menurut Kemlu RI, aksi kekerasan tersebut sama sekali tidak dapat diterima. Pasalnya, hal ini menyangkut markas badan PBB yang bergerak di bidang kemanusiaan dan menciptakan preseden buruk terhadap keselamatan dan keamanan gedung serta personel PBB.

"Peristiwa tersebut menambah daftar panjang kekerasan, pendudukan illegal dan berbagai pelanggaran hukum internasional dan hukum humaniter internasional yang dilakukan oleh Israel," tuturnya.

Baca Juga: Kirim Bantuan Kemanusiaan, 400 Ton Bahan Makanan Dibawa 3 Kapal Menuju Gaza Palestina

Halaman:

Editor: Verdy

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah